DoF ( Depth of Field)

Seperti yang ditulis dalam judul artikel ini, sempit dan lebarnya Depth of Field (DoF) dalam fotografi tidak hanya dipengaruhi oleh besar kecilnya pilihan aperture pada lensa. Ada hal lain yang juga mempengaruhi sempit dan lebarnya DoF. Dalam artikel kali ini saya akan coba menjelaskan hal apa saja yang mempengaruhi DoF selain pilihan besar kecilnya aperture. Namun sebelumnya mari kita pahami dulu apakah Depth of Field (DoF) dalam fotografi.

 

Depth of Field (DoF) adalah bagian atau area yang berada dalam fokus sehingga tampak tajam dalam sebuah foto. Semua elemen yang berada dalam area DoF ini akan tampak tajam (fokus) sedangkan yang berada di luar area ini akan tampak blur (out of focus). Dengan mengatur titik fokus lensa kamera pada subjek hingga subjek menjadi tampak tajam, maka ruang yang berada di depan dan di belakang subjek akan secara gradual menjadi blur atau out of focus

Dengan menggunakan fenomena DoF ini maka fotografer dapat menggunakannya antara lain untuk:

1. Memperlihatkan dimensi pada foto. Adanya area yang secara gradual menjadi blur memperlihatkan adanya dimensi jarak atau depth pada foto 2 dimensi.

2. Dengan DoF yang sempit maka fotografer dapat mengisolasi subjek utama dari latar belakang atau elemen lain yang mengganggu. Dengan demikian focus of interest dapat ditampilkan dengan baik pada foto tersebut.

3. Dengan DoF yang lebar fotografer dapat memperlihatkan semua elemen dalam foto menjadi fokus. Contohnya pada foto landscape dan nature photography.

faktor yang mempengaruhi luas area Depth of Field yaitu: focal length lensa, jarak subjek ke kamera, ukuran sensor kamera dan bukaan aperture lensa. Dengan memahami faktor-faktor tersebut maka fotografer dapat memaksimalkan area DoF ini apakah dengan membuat lebar atau sempit sesuai dengan yang diinginkan oleh fotografer tersebut.

Sebagai penutup saya hanya ingin mengingatkan bahwa foto dengan DoF sempit tidak berarti memperlihatkan bahwa lensa yang digunakan memiliki ketajaman yang baik. Banyak yang salah kaprah melihat foto dengan DoF sempit artinya lensa yang digunakan adalah lensa yang tajam. Untuk mengetahui apakah lensa termasuk tajam/sharp atau tidak, tidak bisa dilihat dari hasil foto dengan DoF yang sempit. DoF sempit tidak ada hubungannya dengan ketajaman lensa🙂

http://fotografidesain.com/2010/10/depth-of-field-tidak-hanya-dipengaruhi-aperture/

foto original by https://jurnalphoto.wordpress.com

About Odi Udungz

Belum menemukan arah tujuan hidup dan berusaha terus mencari

Posted on Mei 19, 2011, in fotografi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: